Berbagai macam nama dalam geng motor

6 Dec

Confucius alias rencana “membingungkan” geng motor lainnya. Maksudnya membingungkan disini itu ngacak-ngacak daerah kawasan geng motor lain dengan mengatas namakan geng motor daerah sana. Yaa ala-ala kamuflase laah. Geng motor yang mau diincer tuh komplotan geng motor daerah pecinan yaitu geng motor Tsai Lun.  Rencananya malem minggu depan daerah itu bakalan diserang.

Akhirnya malam yang dinanti pun tiba. Geng motor Buddha beserta 20 anggota komplotannya menyerang daerah target operasi.

Ngeeeeeeng brumm brummm…

Penyeranganpun berlangsung…

Setelah target operasi berhasil diacak-acak. Keesokan harinya Insperktur Johan Guttenberg menyisir daerah TKP untuk menemukan pelaku.

“Lapor Pak! Berdasarkan bukti-bukti forensik yang ditemukan, diduga bahwa pelaku adalah komplotan geng motor Tsai Lun!” ujar Kapten Christoper “Christie” Colombus.

“Akan tetapi, hal tersebut tidak mungkin, geng motor Tsai Lun terkenal sangat menjaga daerah kekuasaannya. Tidak mungkin mereka bertindak gegabah dengan menyerang daerah jajahannya sendiri” Kapten Albert Einstein menimpali.

“Jangan terlalu cepat menyimpulkan, lebih baik kumpulkan bukti-bukti yang ada terlebih dahulu untuk di analisa lebih lanjut” ujar inspektur Johan.

Sementara itu di markas geng motor Tsai Lun terjadi keributan.

“Siapa yang bertanggung jawab atas kejadian semalam?” ujar Tsai Lun

“Tidak mungkin salah satu diantara kita berkhinat, Boss!” Ujar Louis “Jagger” Pasteur sebagai ketua divisi persenjataan.

“Ada beberapa kemungkinan Boss. Anggota geng Galileo-Galilei, Aristotle, Eucid, atau Buddha!” ujar Moses.

“Kemungkinan geng Eucid untuk melakukan serangan Conficius sangat kecil. Bukankah kita telah membuat perjanjian daerah?” Ujar Charles Darwin.

“Kemungkinan bisa sangat luas, lebih baik kita adakan penyelidikan dengan menggali informasi lebih lanjut tentang kejadian semalam” ujar Tsai Lun.

Beberapa hari setelah kejadian…

“Lapor pak! Pelaku penyerangan daerah pecinan telah ditemukan, mereka berasal dari geng motor Buddha yang melakukan operasi Confucius!” Lapor kapten Christopher Colombus

“Segera lakukan penyergapan di markas mereka! Kirim pasukan juga untuk menyisir daerah sekitar markas mereka!” Perintah Inspektur Johan.

Tidak berapa lama kemudian, setelah menyusuri daerah Shih Huang Ti mereka kembali dengan tangan hampa.

“Lapor Inspektur, kami tidak dapat menemukan jejak geng motor Buddha dalam daerah target!” ujar letnan August Caesar.

“Memang mereka tidak berada di daerah yang dituju, barusan kami mendapat informasi dari inspektur Niocholas Copernicus dari luar daerah bahwa mereka menemukan seluruh anggota geng motor Buddha dan Tsai Lun telah tewas di bantai oleh seseorang. Pelaku meninggalkan sebuah surat yang berisikan ancaman kepada geng motor lainnya, dia menamai dirinya sebagai…

Antoine-Laurent Lavoisier

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: